26 Oktober 2009

Kebetulankah?

Siang tadi aku menerima email dari seorang sahabat yang berisi pengalaman orang-orang yang selamat dari tragedi WTC 11 September 2001 lalu.

Ada kisah seorang seorang wanita yang terlambat datang karena alarm jamnya tidak berbunyi tepat waktu. Begitu kesalnya dan terburu-burunya dia untuk dapat mengejar subway yang menuju WTC. Adapula kepala keamanan perusahaan yang terselamatkan karena harus mengantar anaknya di hari pertama masuk TK. Kemudian, seorang karyawan terlambat karena terjebak kemacetan jalan yang disebabkan adaya kecelakaan lalu lintas, ada juga seorang karyawan yang ketumpahan minuman di bajunya sehingga perlu waktu untuk berganti pakaian.

Kisah – kisah yang telah dibagikan oleh temanku tadi mengingatkan aku mengenai satu hal penting, yaitu bagaimana Allah_sang Penguasa Alam Semesta_memakai hal-hal yang sederhana_yang sering diabaikan atau terkadang kita anggap hal tersebut mengganggu. Tetapi itu semua dipakai Nya untuk menjaga kehidupan kita_keselamatan kita. Terkadang juga Allah memakai hal itu untuk mengajarkan sesuatu kepada kita.

Segala hal, baik itu susah atau senang, baik atau buruk, kecil atau besar semuanya terjadi hanya atas ijin Allah dan semua terjadi untuk kebaikan kita. Hanya seringkali kita menanggapi hal - hal semacam ini dengan emosi, frustasi, bahkan dengan kemarahan yang meluap-luap tanpa pernah memikirkan lebih dalam apa yang Allah ingin ajarkan melalui peristiwa – peristiwa tersebut.

Ketika hari ini kita terjebak kemacetan, ketinggalan bus atau bahkan lampu merah yang menyala lebih lama dari yang kita harapkan, ini adalah saatnya kita untuk berhenti sejenak. Mengucap syukur dan menikmati keadaan itu. Allah pasti punya rencana dari peristiwa itu.

Setiap yang terjadi dalam kehidupan kita adalah kesempatan untuk mengenal-Nya. Tidak ada yang kebetulan.

Sekarang masihkah Anda percaya akan adanya kebetulan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar